
Ku persembahkan setangkai mawar putih untuk para kaum sufi yang mana jelas melambangkan penghormatan, kesucian hati, dan kerahasiaan.
layaknya tai……
kadang kita jijik……kadang kita mencemoohkannya…….kadang kita menghinanya….kadang kita sambil sombongnya menutupi hidung kita dan acuh tak acuh dgnnya yang padahal miliknya sendiri…..
padahal….dgn bisanya kita buang air besar……..banyak manfaat yang harus perlu kita syukuri dan kita gali hikmah dari tai itu….. tai pun juga membawa manfaat sendiri bagi makhluk lainnya…..iya toh.
tai……itu jujur……kalau berwarna kuning….ya warnanya tetap kuning, tak berlagak menjadi putih.
tai……itu neriman……ia sering dihina, ia sering di injak-injak dan ia sering di buang…..tapi walaupun begitu tetap memberi manfaat pada makhluk lainnya, padahal mereka juga tanpa sadar telah mendapat manfaat darinya.
mungkin sifat tai lebih mulia dari pada sifat kita yang SOK ??? SOK ???
dan mungkin sifat kita kayak binatang ataupun lebih buruk dari binatang……yang dikatakan kanjeng nabi ” hayawan natiq ” atau hewan yang berfikir.
begitulah sifat kaum sufi yang sebenarnya……dia sering dihina, di fitnah, tapi tetap nerimo lan legowo karena dia telah tahu tentang af’al-NYA….tanpa ada ganjalan apapun dihatinya….jujur dan benar-benar amanah.
dan mekarlah bunga mawar yang indah…..dengan siraman air, dan pupuk dari tai.